Seringkali kita bertanya pada diri kita sendiri dan
kita hanya tidak mampu menjawabnya karena ketakutan akan lebih banyak
pertanyaan daripada jawaban yang akan kita dapatkan nantinya. Dan salah satu
pertanyaan itu ialah: Bagaimana jika semua orang benar-benar mengetahui siapa “Aku”
yang sebenarnya? Jika mereka tahu, akankah mereka tetap tinggal di sisiku?
Ataukah sebaliknya? Akankah mereka meninggalkanku?
Banyaknya akun sosial media yang beredar membuat
kita bisa merasa nyaman dalam zona dunia maya, berkenalan dan berteman dengan
siapa saja tanpa bertatap wajah. Mengurangi resiko mengenal jati diri kita yang
sesungguhnya dan kita hanya tidak bisa berhenti berpenampilan untuk menjadi
yang terbaik, keadaan yang paling ekstrem ketika kita mempunyai dua
kepribadian. Kepribadian saat di dunia nyata dan di dunia maya. Apalagi jika
Anda memiliki pesona kecantikan dan ketampanan yang sanggup membius semua orang
lewat foto-fotomu ataupun postinganmu. Anda pasti akan sangat bangga dengan
ketenaran dan popularitas Anda. Lalu apa permasalahannya?
Awalnya, Anda sangat ingin bersosialisasi dan
mendapatkan banyak teman. Tapi ketika Anda telah sanggup menjalani semua hal
itu, tiba saatnya Anda akan diperhadapkan oleh kebimbangan untuk menarik diri
dari masyarakat. Bagaimana bisa? Sebagian orang berpikir senang untuk menjadi
pusat perhatian, sebagian orang senang untuk menyendiri ataupun menghabiskan
waktunya hanya untuk teman terdekatnya. Tapi ketika kau menjadi populer dan
terkenal, privasimu sangatlah terbatas. Terutama untuk para artis dan public figur. Mereka benar-benar harus
menjaga etika dan perbuatan mereka dengan sangat hati-hati. Semua tindakan
mereka disoroti dan diperhatikan. Setiap gerak-gerik, tindakan, perkataan dan bahkan
mimik wajahnya bisa dijadikan bahan obrolan semua orang sehari-hari. Jika semua
hal ini benar, ketika Anda juga merasakan hidup seperti itu walau bukan artis
sekalipun—maka lanjutkanlah untuk membaca artikel ini. Saya juga pernah
merasakan semua hal itu. Dan saya ingin berbagi sesuatu hal yang menarik dengan Anda.
Anda boleh berpikir bahwa Anda adalah tipe wanita
yang menarik, cerdas, ambisius, periang, dan menyenangkan. Dan seseorang
menganggap Anda sebagai wanita yang genit, tidak pandai membaca situasi,
menjengkelkan, pemarah dan perfeksionis. Pandangan orang lain bertolak belakang
dengan pandangan Anda dalam melihat diri Anda sendiri. Lalu sebenarnya, mana
yang benar?
Kabar baiknya untuk menjawab kebimbangan Anda ialah:
Anda adalah manusia yang menakjubkan yang pernah di lahirkan ke dunia ini dalam
bentuk diri Anda yang sejati. Lalu bagaimana dengan pikiran negatif Anda yang
menguasai pikiran Anda? Bagaimana menangkis pikiran buruk tentang Anda yang
Anda dengar dari orang lain? Semua itu adalah kesalahpahaman dan penafsiran
yang salah dalam kehidupan. Anda tidak bisa menyuruh semua orang untuk
mencintai Anda, Anda juga harus mengakui bahwa Anda tidak bisa memaksa semua
orang untuk tidak membenci Anda. Fans dan
haters itu dalam posisi yang seimbang. Tetapi jika haters Anda lebih banyak daripada fans yang Anda miliki, itu berarti ada beberapa sifat dan sikap
Anda yang perlu dibenahi.
Sebagai anak-anak atau remaja, kita pandai
menyembunyikan perasaan kita yang sebenarnya. Berpikir bahwa mengenakan topeng “senyuman
palsu” ataupun “tuk jadi seperti orang lain” adalah hal terbaik yang bisa Anda
lakukan untuk terus bertahan di dunia sosial yang semakin kejam. Anda selalu
dituntut untuk menjadi yang terbaik dan terdepan. Lalu Anda merasa frustasi.
Berpikir bahwa orang-orang di sekeliling Anda yang berteman dengan Anda hanya
berusaha memanfaatkan Anda dan tidak benar-benar tulus untuk menjalin
persahabatan dengan Anda. Anda tahu mengapa hal itu terjadi? Semua itu karena
Anda selalu menyembunyikan jati diri Anda yang sebenarnya dan berusaha menjadi
orang lain, menjadi sosok “tipe ideal” Anda yang inginkan dalam diri Anda
sendiri.
Anda selalu acting,
menjadi seorang drama queen yang
hebat. Hal itu mungkin didasarkan pada keinginan untuk berhubungan dengan orang
lain dan tidak ingin dikucilkan secara sosial atau diganggu. Banyak orang tidak
ingin menjadi seseorang yang aneh dan menjadi orang buangan di masyarakat. Lalu Anda
melakukan yang terbaik untuk meniru perilaku orang lain, dan hal itu ternyata
benar-benar melelahkan. Akhirnya
Anda lebih suka menyendiri. Mengurung jati diri Anda yang
sebenarnya, lalu berubah menjadi seseorang yang pasif. Tidak ingin orang tahu
Anda yang sebenarnya, “Toh semua orang juga tidak akan pernah mengerti
keadaanku. Jadi tidak perlu berteman dengan siapapun. Aku tidak mau peduli
dengan siapapun. Toh tidak ada yang sama sekali ada yang benar-benar peduli
denganku.”
Jadi bagaimana kita mengubah semua ini sekarang? Ini
pola pikir yang begitu mendarah daging dalam diri kita bahwa banyak dari kita
bahkan tidak sadar bahwa kita telah melakukan hal ini. Hanya saja semua ini "normal"
dan telah dirasakan oleh banyak orang.
Jadi langkah
pertama ialah: Sadarlah, sobat! Semua yang Anda rasakan ketika Anda letih akan
semua brutalnya drama di dalam kehidupan Anda, perasaan takut dikucilkan, takut
kehilanga privasi Anda yang berharga—semua itu semata-mata hanyalah ketakutan
Anda!
Jadi bagaimana jika Anda mengubah pikiran Anda
tentang hal ini sekarang juga? Bagaimana
jika Anda mulai berpikir, "Tidak apa-apa dan itu aman untuk tidak cocok
dengan kelompok-kelompok tertentu"? Bila
Anda mengubah pikiran Anda tentang hal ini, rasa takut Anda akan menghilang. Kadang-kadang
lambat, kadang-kadang cepat. Anda akan menyadari bahwa perasaan yang menyakitkan
adalah ketika orang-orang tidak bisa menerima Anda untuk siapa Anda yang
sebenarnya. Tapi
tak lama setelah itu, Anda akan memahami bahwa kesadaran dan rasa sakit adalah
langkah-langkah awal untuk menemukan orang-orang yang akan menerima dan
menghargai Anda apa adanya. Tidak lebih. Tidak kurang.
Dan saya mengatakan bahwa hal itu baik-baik saja
bahwa beberapa orang tidak akan menerima atau menghargai Anda. Itu hidup, tidak ada yang sempurna. Hal
terbaik untuk membiarkan orang yang tidak bisa menerimamu itu pergi dari benakmu
sekarang dan beralih ke hal-hal yang lebih baik. Perlahan tapi pasti, Anda akan
berada di tempat yang baru dan perasaan baru. Setelah Anda bisa
merubah pikiran Anda, setelah Anda berhasil menghapus rasa takut Anda dan membiarkan
orang lain untuk mengenal Anda yang sebenarnya, Anda telah membuka pintu dan
jendela lebar untuk orang lain yang akan mengenal siapa Anda—Anda
yang cerdas, indah dan dikenal sebagai diri Anda sendiri.
Dalam beberapa waktu, perbedaan antara Anda merasa
ketika Anda sendirian dibandingkan ketika Anda berada di luar dan sekitar dengan
orang-orang akan Anda rasakan. Ternyata bergaul, menjalani hidup normal dengan
berteman, dan sebagai makhluk sosial yang selalu bersosialisasi dengan benar
adalah hal yang sangat menyenangkan. Anda mulai membuka diri Anda lagi dan
tidak menutupnya untuk diri Anda sendiri. Hubungan Anda dengan orang-orang akan
mulai membaik, dan Anda akan memulai hubungan yang lain lagi. Kemampuan baru untuk
hidup di dunia yang tidak pasti ini adalah dapat mengekspresikan diri Anda secara
nyata dan membiarkan orang lain melihatnya. Jika Anda melakukan hal ini, akan
terjadi peningkatan dalam menikmati hidup Anda secara positif.
Saya tunggu jawaban dan tindakan nyata Anda!
Terima kasih telah membaca artikel ini, saya harap bermanfaat untuk Anda dan tetap menunggu artikel saya yang selanjutnya!
ALYNE FLO


Tidak ada komentar:
Posting Komentar