Rabu, 19 Agustus 2015

Perlihatkan Pada Dunia, Siapa Anda Yang Sebenarnya



Seringkali kita bertanya pada diri kita sendiri dan kita hanya tidak mampu menjawabnya karena ketakutan akan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban yang akan kita dapatkan nantinya. Dan salah satu pertanyaan itu ialah: Bagaimana jika semua orang benar-benar mengetahui siapa “Aku” yang sebenarnya? Jika mereka tahu, akankah mereka tetap tinggal di sisiku? Ataukah sebaliknya? Akankah mereka meninggalkanku?

Banyaknya akun sosial media yang beredar membuat kita bisa merasa nyaman dalam zona dunia maya, berkenalan dan berteman dengan siapa saja tanpa bertatap wajah. Mengurangi resiko mengenal jati diri kita yang sesungguhnya dan kita hanya tidak bisa berhenti berpenampilan untuk menjadi yang terbaik, keadaan yang paling ekstrem ketika kita mempunyai dua kepribadian. Kepribadian saat di dunia nyata dan di dunia maya. Apalagi jika Anda memiliki pesona kecantikan dan ketampanan yang sanggup membius semua orang lewat foto-fotomu ataupun postinganmu. Anda pasti akan sangat bangga dengan ketenaran dan popularitas Anda. Lalu apa permasalahannya?

Awalnya, Anda sangat ingin bersosialisasi dan mendapatkan banyak teman. Tapi ketika Anda telah sanggup menjalani semua hal itu, tiba saatnya Anda akan diperhadapkan oleh kebimbangan untuk menarik diri dari masyarakat. Bagaimana bisa? Sebagian orang berpikir senang untuk menjadi pusat perhatian, sebagian orang senang untuk menyendiri ataupun menghabiskan waktunya hanya untuk teman terdekatnya. Tapi ketika kau menjadi populer dan terkenal, privasimu sangatlah terbatas. Terutama untuk para artis dan public figur. Mereka benar-benar harus menjaga etika dan perbuatan mereka dengan sangat hati-hati. Semua tindakan mereka disoroti dan diperhatikan. Setiap gerak-gerik, tindakan, perkataan dan bahkan mimik wajahnya bisa dijadikan bahan obrolan semua orang sehari-hari. Jika semua hal ini benar, ketika Anda juga merasakan hidup seperti itu walau bukan artis sekalipun—maka lanjutkanlah untuk membaca artikel ini. Saya juga pernah merasakan semua hal itu. Dan saya ingin berbagi sesuatu  hal yang menarik dengan Anda.
Anda boleh berpikir bahwa Anda adalah tipe wanita yang menarik, cerdas, ambisius, periang, dan menyenangkan. Dan seseorang menganggap Anda sebagai wanita yang genit, tidak pandai membaca situasi, menjengkelkan, pemarah dan perfeksionis. Pandangan orang lain bertolak belakang dengan pandangan Anda dalam melihat diri Anda sendiri. Lalu sebenarnya, mana yang benar?

Kabar baiknya untuk menjawab kebimbangan Anda ialah: Anda adalah manusia yang menakjubkan yang pernah di lahirkan ke dunia ini dalam bentuk diri Anda yang sejati. Lalu bagaimana dengan pikiran negatif Anda yang menguasai pikiran Anda? Bagaimana menangkis pikiran buruk tentang Anda yang Anda dengar dari orang lain? Semua itu adalah kesalahpahaman dan penafsiran yang salah dalam kehidupan. Anda tidak bisa menyuruh semua orang untuk mencintai Anda, Anda juga harus mengakui bahwa Anda tidak bisa memaksa semua orang untuk tidak membenci Anda. Fans dan haters itu dalam posisi yang seimbang. Tetapi jika haters Anda lebih banyak daripada fans yang Anda miliki, itu berarti ada beberapa sifat dan sikap Anda yang perlu dibenahi.

Sebagai anak-anak atau remaja, kita pandai menyembunyikan perasaan kita yang sebenarnya. Berpikir bahwa mengenakan topeng “senyuman palsu” ataupun “tuk jadi seperti orang lain” adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk terus bertahan di dunia sosial yang semakin kejam. Anda selalu dituntut untuk menjadi yang terbaik dan terdepan. Lalu Anda merasa frustasi. Berpikir bahwa orang-orang di sekeliling Anda yang berteman dengan Anda hanya berusaha memanfaatkan Anda dan tidak benar-benar tulus untuk menjalin persahabatan dengan Anda. Anda tahu mengapa hal itu terjadi? Semua itu karena Anda selalu menyembunyikan jati diri Anda yang sebenarnya dan berusaha menjadi orang lain, menjadi sosok “tipe ideal” Anda yang inginkan dalam diri Anda sendiri.

Anda selalu acting, menjadi seorang drama queen yang hebat. Hal itu mungkin didasarkan pada keinginan untuk berhubungan dengan orang lain dan tidak ingin dikucilkan secara sosial atau diganggu. Banyak orang tidak ingin menjadi seseorang yang aneh dan menjadi orang buangan di masyarakat. Lalu Anda melakukan yang terbaik untuk meniru perilaku orang lain, dan hal itu ternyata benar-benar melelahkan. Akhirnya Anda lebih suka menyendiri. Mengurung jati diri Anda yang sebenarnya, lalu berubah menjadi seseorang yang pasif. Tidak ingin orang tahu Anda yang sebenarnya, “Toh semua orang juga tidak akan pernah mengerti keadaanku. Jadi tidak perlu berteman dengan siapapun. Aku tidak mau peduli dengan siapapun. Toh tidak ada yang sama sekali ada yang benar-benar peduli denganku.”

Jadi bagaimana kita mengubah semua ini sekarang? Ini pola pikir yang begitu mendarah daging dalam diri kita bahwa banyak dari kita bahkan tidak sadar bahwa kita telah melakukan hal ini. Hanya saja semua ini "normal" dan telah dirasakan oleh banyak orang.

Jadi langkah pertama ialah: Sadarlah, sobat! Semua yang Anda rasakan ketika Anda letih akan semua brutalnya drama di dalam kehidupan Anda, perasaan takut dikucilkan, takut kehilanga privasi Anda yang berharga—semua itu semata-mata hanyalah ketakutan Anda!

Jadi bagaimana jika Anda mengubah pikiran Anda tentang hal ini sekarang juga? Bagaimana jika Anda mulai berpikir, "Tidak apa-apa dan itu aman untuk tidak cocok dengan kelompok-kelompok tertentu"? Bila Anda mengubah pikiran Anda tentang hal ini, rasa takut Anda akan menghilang. Kadang-kadang lambat, kadang-kadang cepat. Anda akan menyadari bahwa perasaan yang menyakitkan adalah ketika orang-orang tidak bisa menerima Anda untuk siapa Anda yang sebenarnya. Tapi tak lama setelah itu, Anda akan memahami bahwa kesadaran dan rasa sakit adalah langkah-langkah awal untuk menemukan orang-orang yang akan menerima dan menghargai Anda apa adanya. Tidak lebih. Tidak kurang. 
 
Dan saya mengatakan bahwa hal itu baik-baik saja bahwa beberapa orang tidak akan menerima atau menghargai Anda. Itu hidup, tidak ada yang sempurna. Hal terbaik untuk membiarkan orang yang tidak bisa menerimamu itu pergi dari benakmu sekarang dan beralih ke hal-hal yang lebih baik. Perlahan tapi pasti, Anda akan berada di tempat yang baru dan perasaan baru. Setelah Anda bisa merubah pikiran Anda, setelah Anda berhasil menghapus rasa takut Anda dan membiarkan orang lain untuk mengenal Anda yang sebenarnya, Anda telah membuka pintu dan jendela lebar untuk orang lain yang akan mengenal siapa Anda—Anda yang cerdas, indah dan dikenal sebagai diri Anda sendiri. 

Dalam beberapa waktu, perbedaan antara Anda merasa ketika Anda sendirian dibandingkan ketika Anda berada di luar dan sekitar dengan orang-orang akan Anda rasakan. Ternyata bergaul, menjalani hidup normal dengan berteman, dan sebagai makhluk sosial yang selalu bersosialisasi dengan benar adalah hal yang sangat menyenangkan. Anda mulai membuka diri Anda lagi dan tidak menutupnya untuk diri Anda sendiri. Hubungan Anda dengan orang-orang akan mulai membaik, dan Anda akan memulai hubungan yang lain lagi. Kemampuan baru untuk hidup di dunia yang tidak pasti ini adalah dapat mengekspresikan diri Anda secara nyata dan membiarkan orang lain melihatnya. Jika Anda melakukan hal ini, akan terjadi peningkatan dalam menikmati hidup Anda secara positif. 

Anda hanya perlu memperlihatkan pada dunia akan siapa Anda yang sebenarnya. Jangan pernah berpikir untuk takut tidak diterima dan diasingkan, Anda adalah Anda. Apakah Anda sudah siap untuk membuka diri Anda dan memperkenalkan diri Anda kepada orang banyak?
Saya tunggu jawaban dan tindakan nyata Anda! 

Terima kasih telah membaca artikel ini, saya harap bermanfaat untuk Anda dan tetap menunggu artikel saya yang selanjutnya!

ALYNE FLO

Tidak ada komentar:

Posting Komentar