Terkadang
kita selalu merasa diri kita tidaklah cukup baik untuk segala hal, payah
terhadap segala sesuatu dan seringkali merasa diri kita tidak berguna. Kita disibukkan
oleh pikiran akan membandingkan diri kita sendiri dengan sosok orang lain yang
terlihat begitu sempurna di mata kita, kita seakan-akan dibutakan oleh perasaan
kekecewaan akan diri kita sendiri yang berlebihan. Tidak bisa ini dan itu.
Tidak sanggup melakukan hal ini dan itu. Kita tidak bisa berhenti menyalahkan
diri kita sendiri dan akhirnya pikiran kita kacau walaupun berapa banyak pujian
yang akan kita dengar dari orang lain, semua itu terasa tidak penting lagi.
Kabar
baiknya, tidak hanya Anda yang merasakan semua hal itu. Saya dulunya juga sering merasakan
hal itu. Dimana seakan-akan kita menjadi pribadi yang haus akan pujian dan pencapaian
terhadap target hidup yang tinggi dan masalah utamanya kita tidak mampu menjangkaunya. Lalu Anda berakhir dengan Anda yang menyalahkan diri Anda sendiri sendiri. Kita selalu dilelahkan oleh pikiran yang sebenarnya sia-sia. Saya juga pernah merasakannya.
Dan akhirnya saya sanggup mengubah mindset saya akan semua hal itu dan mencoba
membagikan beberapa hal kepada Anda yang mengalami hal yang sama seperti saya dulunya.
Mungkin
hampir setiap hari Anda mencari bukti bahwa Anda bukanlah siapa-siapa, Anda
bahkan berpikir tidak pantas untuk dicintai dan menganggap Anda tidak menjalani hidup Anda
dengan baik. Umumnya selalu banyak tekanan dan intimidasi yang menumpuk dalam
pikiran kita ataupun tuntutan dari orang terdekat atau di sekitar kita. Kita
diperhadapkan pada pilihan Do or Die. Kita selalu diperlihatkan pada
permasalahan yang menjadi titik fokus utama dalam hidup kita. Kita selalu berpikir: kurang menarik, kurang menyenangkan, kurang kaya, kurang pandai,
kurang pergaulan, kurang dihargai, kurang dianggap ada dan semua hal yang buruk
seakan-akan menimpa Anda seorang diri. Dan ketika Anda ingin menceritakan hal
ini kepada orang lain, Anda merasa ini bukanlah sesuatu yang penting untuk
dibicarakan. Berpikir seperti, “Toh aku ini bukanlah siapa-siapa?”
Dan itulah
titik kecil yang membutakan kita dan membuat kita lupa akan semua hal unik yang
ada di dalam diri saya dan Anda. Kita selalu terjebak pada kritikus handal
dalam hidup kita yang membuat rasa kepercayaan diri Anda surut dan membenci
diri kita sendiri terlalu banyak.
Bagi
siapapun yang membaca blog ini, kumohon! Hentikan pikiran Anda tentang
bagaimana harus menjadi sekaya Bill Gates, sejenius ilmuwan hebat sepanjang
masa seperti Albert Einsteen, secantik dan bertalenta seperti para kandidat
Miss Universe, setampan dan segagah model majalah Calvin Klein, semenawan dan
secantik para model Victoria Secret. Mungkin kita perlu mencapai kualitas hidup
dalam hidup kita dengan mencapai target ataupun cita-cita yang kita gantung
tinggi untuk dapat kita capai. Tapi ketika Anda merasa karena tujuan itu yang
membuat Anda tidak cukup baik untuk segala hal, ubahlah pikiran itu segera!
Pikiran itu hanya menghambat Anda untuk melihat potensi Anda dalam masa depan
dan akan selalu membuat Anda merasa pesimis. Sekali lagi saya katakan, Anda berharga dan
unik. Tuhan menciptakan Anda sangat spesial dan Anda harus menyadari hal itu
sekarang juga!
Dan beberapa
hal ini mungkin penting untuk saya katakan pada Anda ketika Anda ingin berbuat
jahat pada diri Anda sendiri:
1. Orang-orang yang selalu Anda bandingkan dengan diri Anda juga
membandingkan dirinya kepada orang lain juga.
Tidak ada salahnya membandingkan diri kita sendiri terhadap orang lain,
secara positif kita bisa melihat keinginan untuk mendapatkan hidup yang berkualitas
seperti mereka yang yang terlihat menjalani hidup mereka dengan sangat sempurna.
Memang kebiasaan manusia yang tidak bisa berhenti membandingkan dirinya sendiri ataupun orang lain yang suka membandingkan-bandingkan kita dengan orang lain. Contoh
nyata ketika orang tua Anda sering berkata, “Kenapa sih kamu gak bisa kaya si
A? Udah cakep pinter lagi. Mama pasti bangga kalau punya anak kaya gitu. Lah
kamu bisanya cuman enak-enakan aja. Belajar dong!” Lalu kita kesal dan membenci
orang tua kita, si A itu sendiri bahkan lebih ekstrem membenci diri kita
sendiri. Perlu satu hal yang perlu di garis bawahi ialah: Tidak ada yang
benar-benar sebaik orang tua kita sendiri! Mereka berbicara tentang kejelekan
kita di depan kita dan membicarakan kehebatan kita di belakang kita. Bukankah
mereka adalah yang terbaik?
Ketika Anda mencoba lensa belas kasih dan pemahaman daripada penilaian
dan rasa cemburu pada orang lain, kita bisa mengubah pandangan negatif kita sebagai tantangan untuk
menjadi lebih baik tanpa mengintimidasi diri kita sendiri. Kita ini manusia.
Benar adanya: Rumput tetangga lebih hijau daripada
rumput sendiri. Yang Anda ketahui tentang kehidupan orang lain yang terlihat menyenangkan adalah fatamorgana. Setiap orang punya masalah yang harus mereka hadapi. Hanya saja beberapa dari mereka pandai menyembunyikannya pada dunia luar. Termasuk Anda sendiri. Setiap orang memiliki kehidupan yang tidak bisa Anda duga.
Dan karena hal itu, cobalah berhenti membading-bandingkan diri Anda dengan orang lain. Kita adalah manusia yang selalu mendapat tantangan dan
pembaharuan yang nyata dalam hidup kita. Dan tentu saja kita sendiri yang harus melakukannya. Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki. Jangan selalu melihat ke atas, tapi perhatikan apa yang ada di bawahmu. Hal itu adalah kunci untuk
memaknai hidup sebagai manusia yang terkadang dipenuhi rasa ego dan kerakusan. Anda harus berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain maka Anda akan mencoba menikmati hidup dan segala tantangannya.
2. Pikiran Anda sendiri terkadang bisa menjadi sosok pembohong besar dan
penghancur yang hebat!
Pikiran selamanya tetap akan menjadi pikiran. Entah itu
pemikiran positif ataupun pemikiran negatif. Tapi pikiran turut mempunyai peran yang besar di dalam hidupmu.
“Pikiranmu adalah cerminan kepribadianmu. Perkataanmu adalah definisi dari
siapa dirimu yang sebenarnya.”
Mengapa saya membuat kalimat seperti
itu? Pikiran kita selalu berhubungan dengan hal-hal yang akan Anda katakan nantinya. Jika Anda sering berpikir bahwa Anda tidak cukup baik, Anda akan selalu
berkata: “Aku sangat malu pada diriku sendiri, bahkan tidak ada yang bisa saya
banggakan di dalam hidup saya ini!”, “Saya ini hanya bisa duduk diam dan tidak
bisa melakukan apapun. Saya ini sangat tidak berguna.”, dan “Jangan percayakan
apapun kepada saya. Saya tidak bisa melakukan hal itu seperti yang Anda pikirkan. Saya ini bodoh
dan tidak bisa dipercaya.”
Terkadang pikiranmu negatif dirimu
sendiri yang mencoba menguasai dirimu sepenuhnya. Tapi untuk hari ini,
berpikirlah yang positif! Mulailah hari dengan berkata: “Aku pasti bisa!”, “Aku
berharga.” dan “Aku dipercaya dan aku pasti bisa melakukan hal itu dengan
baik!”
Walau cara ini mungkin sangat sepele,
tapi ini berarti banyak, asal Anda tahu saja! Pikiran positif akan selalu membawamu
ke hidup yang positif. Jangan biarkan pikiran negatif memanipulasi dirimu!
3. Banyak hal yang baik di dalam dirimu daripada hal yang salah di dalam
dirimu.
Jangan fokus pada
kekurangan dan kelemahanmu. Kita manusia. Kita tidak akan pernah menjadi sosok
yang sempurna. Kita terbatas. Tidak apa untuk berbuat kesalahan, yang penting
kita tahu bagaimana caranya untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Kita
bukan keledai, kan? Keledai itu termasuk hewan yang kurang pandai, tapi toh
mereka yang dianggap seperti itu, tidak pernah jatuh ke lubang yang sama pada kedua
kalinya. Hebat kan?
Pusatkan dirimu pada hal-hal yang bisa Anda lakukan dengan baik dan
bermanfaat bagi orang banyak. Itu akan membantu Anda untuk menyadari bahwa ada
banyak hal yang bisa Anda lakukan daripada suatu hal yang Anda tidak bisa
lakukan!
4. Terima kekurangan dan kelemahanmu, jangan hanya bangga terhadap prestasi
dan keunggulanmu saja.
Banyak orang hanya memamerkan dan puas akan kelebihan mereka dalam segi
talenta ataupun sifat mereka, tapi lupa untuk menerima kekurangan atau hal yang
bisa membatasi mereka. Memang kita tidak boleh hidup dalam kekurangan yang akan
merusak hidup kita. Tapi sobat, ada kekurangan yang mutlak dan terkadang tidak
bisa diubah dan adapula yang bisa diperbaruhi. Contoh nyata kekurangan yang bisa
diperbaruhi ialah: ketika Anda mengalami obesitas, Anda bisa mengubah pola
makan dan melakukan diet sehat. Anda ingin tampil menarik dan itu tindakan yang patut untuk diacungi jempol. Anda mencoba untuk mencintai diri Anda dengan menjaga kesehatan.Tapi ketika Anda memaksakan diri
untuk diet ketat, memuntahkan setiap makanan yang Anda makan, Anda meminum obat
dan apapun hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh sekurus mungkin,
dan ternyata hal itu tidak merubah suatu apapun pada tubuh Anda, lalu Anda marah,
jengkel dan membenci diri Anda.
Nah, itu contoh terhadap apa yang tidak bisa
kalian ubah. Anda memang diberi tubuh yang tidak sepenuhnya ideal untuk maksud
tertentu. Tuhan menciptakan kita selalu ada alasan tersendiri. Anda tidak bisa
menghakimi Tuhan dengan bertanya pertanyaan: “Mengapa harus aku? Mengapa tidak
orang lain saja?” Please, saya akan berkata pada Anda bahwa berat badan Anda
tidak bisa membuktikan bahwa Anda tidak cukup baik. Anda mempunyai keunikan
tersendiri dan Anda harus mencoba menghargai diri Anda sendiri daripada
menyia-nyiakan hidup Anda pada usaha mengubah sesuatu yang tidak bisa Anda
ubah. Saya tidak bilang jika Anda harus mempertahankan tubuh Anda yang kurang ideal, Anda berhak melakukan rangkaian diet. Tapi yang terpenting semata-mata itu tidak menyakiti dirimu sendiri. Sesuatu yang dipaksakkan tidak pernah berakhir dengan baik. Apalagi melakukan hal-hal yang ekstrem.
Dan untuk orang-orang yang suka membully,
stop it! Anda tidak bisa terlihat baik saat Anda berusaha menjelekkan orang
lain. Bukankah itu poin utamanya?
5. Cintailah dirimu sendiri dan itu yang
paling penting.
Mencintai diri sendiri disini bukan berarti kamu mementingkan dirimu sendiri
daripada orang lain, bersikap egois ataupun cuek terhadap orang lain dan hanya
peduli pada kepentinganmu pribadi. Mencintai diri sendiri yang saya maksud
disini adalah mengasihi diri Anda selayaknya Anda pantas mendapatkan bentuk
cinta yang nyata. Anda tidak berusaha merusak diri Anda sendiri dengan
pergaulan bebas yang menyesatkan, obat-obat terlarang yang membuat Anda
berhalusinasi untuk kesenangan sesaat yang mematikan, kecanduan rokok yang membuat
Anda hidup dalam keterikatan, dan mencintai seseorang berlebihan yang akhirnya
membuat Anda depresi, terombang-ambing dalam keputusasaan untuk mendapatkan
pengakuan cinta dari orang yang Anda sangat cintai dan nyatanya mereka sama
sekali tidak bisa memahami perasaan Anda. Tapi ada seseorang yang bilang kepada
saya: “Cintailah diri Anda sendiri sebelum Anda ingin dicintai oleh orang
lain.” Dan saya setuju. Bagaimana Anda bisa meminta seseorang untuk mencintai
Anda ketika Anda sendiri saja tidak mencintai diri Anda sendiri?

Menyakiti dan merusak diri Anda sendiri adalah bentuk nyata
akan menyia-nyiakan hidup Anda yang berharga. Hal yang bodoh yang dilakukan
oleh kebanyakan perempuan ialah menjadi bodoh dihadapan lelaki yang mereka
cintai. Begitu pula sebaliknya. Anda pantas mendapatkan cinta dari seseorang
yang pantas untuk mendapatkan hatimu. Terlebih lagi Anda harus ingat, Tuhan tidak
pernah berhenti mencintaimu dan aku harus mengulangi perkataan ini sekali lagi,
kau sangatlah berharga di matanya! Jadi jangan pernah sia-siakan dirimu. Kau tidak pernah menjadi tidak cukup baik. Hal itu hanya ilusi, kau hidup dalam asumsi yang salah!
6. Anda harus berdamai dengan diri Anda “sekarang” dan jangan pernah
bilang“nanti saja”.
Satu hal yang saya
pelajari ketika saya melihat artikel atau tulisan di blog remaja perempuan di
luar negeri yang membuat saya kagum dan terinspirasi untuk menulis artikel ini
ialah: Ia mengatakan bahwa satu hal yang perlu kita pelajari tentang perubahan
dan mencapai anak tangga kehidupan selanjutnya adalah bahwa Anda tidak
sepenuhnya merasa puas dengan dirimu sampai Anda dapat menerima, mengakui, dan
menghargai dimana posisi Anda sekarang.
Berdamai dengan diri Anda sendiri, akan membuat Anda merasa lebih damai,
hidup Anda akan lebih bermanfaat, dan lebih menyenangkan. Jangan pernah menunda
untuk berdamai dengan diri Anda sendiri. Anda harus mengoreksi kesalahan Anda, yang selalu berpikir akan betapa tidak baiknya Anda dalam segala hal dan
sepakat bahwa Anda tidak akan lagi berpikir seperti itu. Perasaan tidak cukup
baik untuk segala hal memang terdengar seperti bualan, tapi dampaknya terhadap emosional dan kepribadian Anda sangatlah besar. Jadi saya akan memberi Anda semangat lewat
tulisan ini, Anda ciptaan yang baik! Anda berharga! Tuhan selalu merancangkan hal yang baik dan indah untuk Anda.
7. Fokus pada “kemajuan” daripada
“kesempurnaan”.
Salah satu penyebab terbesar dengan membenci diri Anda sendiri ialah faktor
terobsesi untuk menjadi sempurna dan sukses, dan ketika Anda tidak bisa
melakukannya, Anda merasa diperdaya oleh perasaan tidak cukup baik dan tidak
berharga. Apa yang belum kita sadari ialah, bahwa berusaha untuk sukses dan
bersedia untuk menempatkan diri di luar sana adalah prestasi dan talenta yang
telah diberikan Tuhan untuk kita dan harus senantiasa kita kembangkan. Terlepas dari
berapa kali kita gagal. Ada kata bijak yang bilang bahwa: Tujuh kali jatuh,
delapan kali bangkit.
Daripada memarahi dan memerangi diri kita sendiri, coba berikan tepukan
semangat pada bahu Anda sendiri dan mulai membuat kemajuan. Misalnya mulai
berhenti membenci diri Anda, berhenti bersikap uring-uringan, mencoba menjadi
pribadi dewasa dan belajar banyak hal yang bisa membantumu di masa depan,
terutama bagi para pelajar. Yang penting bukan ketika Anda telah pergi, tapi
yang terpenting apa yang Anda lakukan saat masih hidup di dunia ini.
Dan yang terakhir.
8. Berhenti membenci dirimu sendiri.
Mengingat-ingat tentang kegagalan-kegagalan yang Anda buat semasa hidup
setiap waktu tidak akan merubah masa lalumu. Mencaci maki diri Anda yang tidak
memiliki bakat dan tidak berguna, juga tidak akan membantumu untuk mencapai
sebuah prestasi yang hebat. Menganggap dirimu sendiri kurang berharga dan tidak
pernah dicintai tidak akan membuatmu menjadi sosok yang dihargai dan dicintai.
Itu mungkin sangat terdengar sangat sepele, tapi untuk menerima dirimu
sendiri dan mencintai dirimu sendiri atas siapa dirimu yang sebenarnya dan
dimana kamu berdiri sekarang itulah yang terpenting. Anda adalah Anda. Ketika
Anda mencintai diri Anda, semuanya akan tampak lebih mudah. Dan Anda harus mulai
melakukan hal itu setiap waktu untuk mengingatkan Anda betapa berharganya Anda.
Terima kasih sudah membaca tulisan saya yang bisa dikatakan sangat
panjang. Saya menulis semua ini karena saya juga pernah merasakan hal ini dan
saya ingin berbagi dengan Anda bagaimana caranya saya bisa lepas dari sosok diri
saya sendiri yang selalu menganggap rendah diri saya sendiri dan yang selalu menuntut diri saya sendiri. Banyak orang
selalu merasa tidak cukup baik dan merasa dirinya tidak berharga. Lalu pergi
dan berlari pada hal-hal tercela yang membuat hidup mereka tampak sia-sia. Saya berusaha
membantu mereka yang berpikir seperti itu dan berusaha menyadarkan mereka akan
pemikiran kita yang seringkali salah. Berharap bahwa saya bisa membantu mengubah
pola pikir mereka akan hal ini dan saya merasa senang jika mereka bisa terbebas
dari perasaan yang selalu mengintimidasi kita ini. Semua kata-kata ini
terinspirasi dari artikel-artikel blog yang pernah saya baca. Dan saya
terinspirasi dari nilai-nilai Kristiani yang selalu mengajarkan saya untuk
melihat ke depan dan berpikir kritis.
Saya harap tulisan ini bisa bermanfaat
untuk Anda.
Selamat bertemu di artikel saya yang berikutnya.
ALYNE FLO