Rabu, 19 Agustus 2015

Perlihatkan Pada Dunia, Siapa Anda Yang Sebenarnya



Seringkali kita bertanya pada diri kita sendiri dan kita hanya tidak mampu menjawabnya karena ketakutan akan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban yang akan kita dapatkan nantinya. Dan salah satu pertanyaan itu ialah: Bagaimana jika semua orang benar-benar mengetahui siapa “Aku” yang sebenarnya? Jika mereka tahu, akankah mereka tetap tinggal di sisiku? Ataukah sebaliknya? Akankah mereka meninggalkanku?

Banyaknya akun sosial media yang beredar membuat kita bisa merasa nyaman dalam zona dunia maya, berkenalan dan berteman dengan siapa saja tanpa bertatap wajah. Mengurangi resiko mengenal jati diri kita yang sesungguhnya dan kita hanya tidak bisa berhenti berpenampilan untuk menjadi yang terbaik, keadaan yang paling ekstrem ketika kita mempunyai dua kepribadian. Kepribadian saat di dunia nyata dan di dunia maya. Apalagi jika Anda memiliki pesona kecantikan dan ketampanan yang sanggup membius semua orang lewat foto-fotomu ataupun postinganmu. Anda pasti akan sangat bangga dengan ketenaran dan popularitas Anda. Lalu apa permasalahannya?

Awalnya, Anda sangat ingin bersosialisasi dan mendapatkan banyak teman. Tapi ketika Anda telah sanggup menjalani semua hal itu, tiba saatnya Anda akan diperhadapkan oleh kebimbangan untuk menarik diri dari masyarakat. Bagaimana bisa? Sebagian orang berpikir senang untuk menjadi pusat perhatian, sebagian orang senang untuk menyendiri ataupun menghabiskan waktunya hanya untuk teman terdekatnya. Tapi ketika kau menjadi populer dan terkenal, privasimu sangatlah terbatas. Terutama untuk para artis dan public figur. Mereka benar-benar harus menjaga etika dan perbuatan mereka dengan sangat hati-hati. Semua tindakan mereka disoroti dan diperhatikan. Setiap gerak-gerik, tindakan, perkataan dan bahkan mimik wajahnya bisa dijadikan bahan obrolan semua orang sehari-hari. Jika semua hal ini benar, ketika Anda juga merasakan hidup seperti itu walau bukan artis sekalipun—maka lanjutkanlah untuk membaca artikel ini. Saya juga pernah merasakan semua hal itu. Dan saya ingin berbagi sesuatu  hal yang menarik dengan Anda.
Anda boleh berpikir bahwa Anda adalah tipe wanita yang menarik, cerdas, ambisius, periang, dan menyenangkan. Dan seseorang menganggap Anda sebagai wanita yang genit, tidak pandai membaca situasi, menjengkelkan, pemarah dan perfeksionis. Pandangan orang lain bertolak belakang dengan pandangan Anda dalam melihat diri Anda sendiri. Lalu sebenarnya, mana yang benar?

Kabar baiknya untuk menjawab kebimbangan Anda ialah: Anda adalah manusia yang menakjubkan yang pernah di lahirkan ke dunia ini dalam bentuk diri Anda yang sejati. Lalu bagaimana dengan pikiran negatif Anda yang menguasai pikiran Anda? Bagaimana menangkis pikiran buruk tentang Anda yang Anda dengar dari orang lain? Semua itu adalah kesalahpahaman dan penafsiran yang salah dalam kehidupan. Anda tidak bisa menyuruh semua orang untuk mencintai Anda, Anda juga harus mengakui bahwa Anda tidak bisa memaksa semua orang untuk tidak membenci Anda. Fans dan haters itu dalam posisi yang seimbang. Tetapi jika haters Anda lebih banyak daripada fans yang Anda miliki, itu berarti ada beberapa sifat dan sikap Anda yang perlu dibenahi.

Sebagai anak-anak atau remaja, kita pandai menyembunyikan perasaan kita yang sebenarnya. Berpikir bahwa mengenakan topeng “senyuman palsu” ataupun “tuk jadi seperti orang lain” adalah hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk terus bertahan di dunia sosial yang semakin kejam. Anda selalu dituntut untuk menjadi yang terbaik dan terdepan. Lalu Anda merasa frustasi. Berpikir bahwa orang-orang di sekeliling Anda yang berteman dengan Anda hanya berusaha memanfaatkan Anda dan tidak benar-benar tulus untuk menjalin persahabatan dengan Anda. Anda tahu mengapa hal itu terjadi? Semua itu karena Anda selalu menyembunyikan jati diri Anda yang sebenarnya dan berusaha menjadi orang lain, menjadi sosok “tipe ideal” Anda yang inginkan dalam diri Anda sendiri.

Anda selalu acting, menjadi seorang drama queen yang hebat. Hal itu mungkin didasarkan pada keinginan untuk berhubungan dengan orang lain dan tidak ingin dikucilkan secara sosial atau diganggu. Banyak orang tidak ingin menjadi seseorang yang aneh dan menjadi orang buangan di masyarakat. Lalu Anda melakukan yang terbaik untuk meniru perilaku orang lain, dan hal itu ternyata benar-benar melelahkan. Akhirnya Anda lebih suka menyendiri. Mengurung jati diri Anda yang sebenarnya, lalu berubah menjadi seseorang yang pasif. Tidak ingin orang tahu Anda yang sebenarnya, “Toh semua orang juga tidak akan pernah mengerti keadaanku. Jadi tidak perlu berteman dengan siapapun. Aku tidak mau peduli dengan siapapun. Toh tidak ada yang sama sekali ada yang benar-benar peduli denganku.”

Jadi bagaimana kita mengubah semua ini sekarang? Ini pola pikir yang begitu mendarah daging dalam diri kita bahwa banyak dari kita bahkan tidak sadar bahwa kita telah melakukan hal ini. Hanya saja semua ini "normal" dan telah dirasakan oleh banyak orang.

Jadi langkah pertama ialah: Sadarlah, sobat! Semua yang Anda rasakan ketika Anda letih akan semua brutalnya drama di dalam kehidupan Anda, perasaan takut dikucilkan, takut kehilanga privasi Anda yang berharga—semua itu semata-mata hanyalah ketakutan Anda!

Jadi bagaimana jika Anda mengubah pikiran Anda tentang hal ini sekarang juga? Bagaimana jika Anda mulai berpikir, "Tidak apa-apa dan itu aman untuk tidak cocok dengan kelompok-kelompok tertentu"? Bila Anda mengubah pikiran Anda tentang hal ini, rasa takut Anda akan menghilang. Kadang-kadang lambat, kadang-kadang cepat. Anda akan menyadari bahwa perasaan yang menyakitkan adalah ketika orang-orang tidak bisa menerima Anda untuk siapa Anda yang sebenarnya. Tapi tak lama setelah itu, Anda akan memahami bahwa kesadaran dan rasa sakit adalah langkah-langkah awal untuk menemukan orang-orang yang akan menerima dan menghargai Anda apa adanya. Tidak lebih. Tidak kurang. 
 
Dan saya mengatakan bahwa hal itu baik-baik saja bahwa beberapa orang tidak akan menerima atau menghargai Anda. Itu hidup, tidak ada yang sempurna. Hal terbaik untuk membiarkan orang yang tidak bisa menerimamu itu pergi dari benakmu sekarang dan beralih ke hal-hal yang lebih baik. Perlahan tapi pasti, Anda akan berada di tempat yang baru dan perasaan baru. Setelah Anda bisa merubah pikiran Anda, setelah Anda berhasil menghapus rasa takut Anda dan membiarkan orang lain untuk mengenal Anda yang sebenarnya, Anda telah membuka pintu dan jendela lebar untuk orang lain yang akan mengenal siapa Anda—Anda yang cerdas, indah dan dikenal sebagai diri Anda sendiri. 

Dalam beberapa waktu, perbedaan antara Anda merasa ketika Anda sendirian dibandingkan ketika Anda berada di luar dan sekitar dengan orang-orang akan Anda rasakan. Ternyata bergaul, menjalani hidup normal dengan berteman, dan sebagai makhluk sosial yang selalu bersosialisasi dengan benar adalah hal yang sangat menyenangkan. Anda mulai membuka diri Anda lagi dan tidak menutupnya untuk diri Anda sendiri. Hubungan Anda dengan orang-orang akan mulai membaik, dan Anda akan memulai hubungan yang lain lagi. Kemampuan baru untuk hidup di dunia yang tidak pasti ini adalah dapat mengekspresikan diri Anda secara nyata dan membiarkan orang lain melihatnya. Jika Anda melakukan hal ini, akan terjadi peningkatan dalam menikmati hidup Anda secara positif. 

Anda hanya perlu memperlihatkan pada dunia akan siapa Anda yang sebenarnya. Jangan pernah berpikir untuk takut tidak diterima dan diasingkan, Anda adalah Anda. Apakah Anda sudah siap untuk membuka diri Anda dan memperkenalkan diri Anda kepada orang banyak?
Saya tunggu jawaban dan tindakan nyata Anda! 

Terima kasih telah membaca artikel ini, saya harap bermanfaat untuk Anda dan tetap menunggu artikel saya yang selanjutnya!

ALYNE FLO

Selasa, 18 Agustus 2015

Hal Yang Perlu Anda Perhatikan Ketika Anda Berpikir Bahwa Anda Tidak Cukup Baik Untuk Segala Hal



Terkadang kita selalu merasa diri kita tidaklah cukup baik untuk segala hal, payah terhadap segala sesuatu dan seringkali merasa diri kita tidak berguna. Kita disibukkan oleh pikiran akan membandingkan diri kita sendiri dengan sosok orang lain yang terlihat begitu sempurna di mata kita, kita seakan-akan dibutakan oleh perasaan kekecewaan akan diri kita sendiri yang berlebihan. Tidak bisa ini dan itu. Tidak sanggup melakukan hal ini dan itu. Kita tidak bisa berhenti menyalahkan diri kita sendiri dan akhirnya pikiran kita kacau walaupun berapa banyak pujian yang akan kita dengar dari orang lain, semua itu terasa tidak penting lagi.

Kabar baiknya, tidak hanya Anda yang merasakan semua hal itu. Saya dulunya juga sering merasakan hal itu. Dimana seakan-akan kita menjadi pribadi yang haus akan pujian dan pencapaian terhadap target hidup yang tinggi dan masalah utamanya kita tidak mampu menjangkaunya. Lalu Anda berakhir dengan Anda yang menyalahkan diri Anda sendiri sendiri. Kita selalu dilelahkan oleh pikiran yang sebenarnya sia-sia. Saya juga pernah merasakannya. Dan akhirnya saya sanggup mengubah mindset saya akan semua hal itu dan mencoba membagikan beberapa hal kepada Anda yang mengalami hal yang sama seperti saya dulunya.

Mungkin hampir setiap hari Anda mencari bukti bahwa Anda bukanlah siapa-siapa, Anda bahkan berpikir tidak pantas untuk dicintai dan menganggap Anda tidak menjalani hidup Anda dengan baik. Umumnya selalu banyak tekanan dan intimidasi yang menumpuk dalam pikiran kita ataupun tuntutan dari orang terdekat atau di sekitar kita. Kita diperhadapkan pada pilihan Do or Die. Kita selalu diperlihatkan pada permasalahan yang menjadi titik fokus utama dalam hidup kita. Kita selalu berpikir: kurang menarik, kurang menyenangkan, kurang kaya, kurang pandai, kurang pergaulan, kurang dihargai, kurang dianggap ada dan semua hal yang buruk seakan-akan menimpa Anda seorang diri. Dan ketika Anda ingin menceritakan hal ini kepada orang lain, Anda merasa ini bukanlah sesuatu yang penting untuk dibicarakan. Berpikir seperti, “Toh aku ini bukanlah siapa-siapa?”

Dan itulah titik kecil yang membutakan kita dan membuat kita lupa akan semua hal unik yang ada di dalam diri saya dan Anda. Kita selalu terjebak pada kritikus handal dalam hidup kita yang membuat rasa kepercayaan diri Anda surut dan membenci diri kita sendiri terlalu banyak.

Bagi siapapun yang membaca blog ini, kumohon! Hentikan pikiran Anda tentang bagaimana harus menjadi sekaya Bill Gates, sejenius ilmuwan hebat sepanjang masa seperti Albert Einsteen, secantik dan bertalenta seperti para kandidat Miss Universe, setampan dan segagah model majalah Calvin Klein, semenawan dan secantik para model Victoria Secret. Mungkin kita perlu mencapai kualitas hidup dalam hidup kita dengan mencapai target ataupun cita-cita yang kita gantung tinggi untuk dapat kita capai. Tapi ketika Anda merasa karena tujuan itu yang membuat Anda tidak cukup baik untuk segala hal, ubahlah pikiran itu segera! Pikiran itu hanya menghambat Anda untuk melihat potensi Anda dalam masa depan dan akan selalu membuat Anda merasa pesimis. Sekali lagi saya katakan, Anda berharga dan unik. Tuhan menciptakan Anda sangat spesial dan Anda harus menyadari hal itu sekarang juga!
Dan beberapa hal ini mungkin penting untuk saya katakan pada Anda ketika Anda ingin berbuat jahat pada diri Anda sendiri:

1. Orang-orang yang selalu Anda bandingkan dengan diri Anda juga membandingkan dirinya kepada orang lain juga.
Tidak ada salahnya membandingkan diri kita sendiri terhadap orang lain, secara positif kita bisa melihat keinginan untuk mendapatkan hidup yang berkualitas seperti mereka yang yang terlihat menjalani hidup mereka dengan sangat sempurna. 

Memang kebiasaan manusia yang tidak bisa berhenti membandingkan dirinya sendiri ataupun orang lain yang suka membandingkan-bandingkan kita dengan orang lain. Contoh nyata ketika orang tua Anda sering berkata, “Kenapa sih kamu gak bisa kaya si A? Udah cakep pinter lagi. Mama pasti bangga kalau punya anak kaya gitu. Lah kamu bisanya cuman enak-enakan aja. Belajar dong!” Lalu kita kesal dan membenci orang tua kita, si A itu sendiri bahkan lebih ekstrem membenci diri kita sendiri. Perlu satu hal yang perlu di garis bawahi ialah: Tidak ada yang benar-benar sebaik orang tua kita sendiri! Mereka berbicara tentang kejelekan kita di depan kita dan membicarakan kehebatan kita di belakang kita. Bukankah mereka adalah yang terbaik?

Ketika Anda mencoba lensa belas kasih dan pemahaman daripada penilaian dan rasa cemburu pada orang lain, kita bisa mengubah pandangan negatif kita sebagai tantangan untuk menjadi lebih baik tanpa mengintimidasi diri kita sendiri. Kita ini manusia. Benar adanya: Rumput tetangga lebih hijau daripada rumput sendiri. Yang Anda ketahui tentang kehidupan orang lain yang terlihat menyenangkan adalah fatamorgana. Setiap orang punya masalah yang harus mereka hadapi. Hanya saja beberapa dari mereka pandai menyembunyikannya pada dunia luar. Termasuk Anda sendiri. Setiap orang memiliki kehidupan yang tidak bisa Anda duga. 

Dan karena hal itu, cobalah berhenti membading-bandingkan diri Anda dengan orang lain. Kita adalah manusia yang selalu mendapat tantangan dan pembaharuan yang nyata dalam hidup kita. Dan tentu saja kita sendiri yang harus melakukannya. Bersyukurlah atas apa yang Anda miliki. Jangan selalu melihat ke atas, tapi perhatikan apa yang ada di bawahmu. Hal itu adalah kunci untuk memaknai hidup sebagai manusia yang terkadang dipenuhi rasa ego dan kerakusan. Anda harus berhenti membandingkan diri Anda dengan orang lain maka Anda akan mencoba menikmati hidup dan segala tantangannya.

2.   Pikiran Anda sendiri terkadang bisa menjadi sosok pembohong besar dan penghancur yang hebat!
 
Pikiran selamanya tetap akan menjadi pikiran. Entah itu pemikiran positif ataupun pemikiran negatif. Tapi pikiran turut mempunyai peran yang besar di dalam hidupmu.
“Pikiranmu adalah cerminan kepribadianmu. Perkataanmu adalah definisi dari siapa dirimu yang sebenarnya.”
 Mengapa saya membuat kalimat seperti itu? Pikiran kita selalu berhubungan dengan hal-hal yang akan Anda katakan nantinya. Jika Anda sering berpikir bahwa Anda tidak cukup baik, Anda akan selalu berkata: “Aku sangat malu pada diriku sendiri, bahkan tidak ada yang bisa saya banggakan di dalam hidup saya ini!”, “Saya ini hanya bisa duduk diam dan tidak bisa melakukan apapun. Saya ini sangat tidak berguna.”, dan “Jangan percayakan apapun kepada saya. Saya tidak bisa melakukan hal itu seperti yang Anda pikirkan. Saya ini bodoh dan tidak bisa dipercaya.”
 Terkadang pikiranmu negatif dirimu sendiri yang mencoba menguasai dirimu sepenuhnya. Tapi untuk hari ini, berpikirlah yang positif! Mulailah hari dengan berkata: “Aku pasti bisa!”, “Aku berharga.” dan “Aku dipercaya dan aku pasti bisa melakukan hal itu dengan baik!”
 Walau cara ini mungkin sangat sepele, tapi ini berarti banyak, asal Anda tahu saja! Pikiran positif akan selalu membawamu ke hidup yang positif. Jangan biarkan pikiran negatif memanipulasi dirimu!

3.  Banyak hal yang baik di dalam dirimu daripada hal yang salah di dalam dirimu.
Jangan fokus pada kekurangan dan kelemahanmu. Kita manusia. Kita tidak akan pernah menjadi sosok yang sempurna. Kita terbatas. Tidak apa untuk berbuat kesalahan, yang penting kita tahu bagaimana caranya untuk tidak mengulangi kesalahan tersebut. Kita bukan keledai, kan? Keledai itu termasuk hewan yang kurang pandai, tapi toh mereka yang dianggap seperti itu, tidak pernah jatuh ke lubang yang sama pada kedua kalinya. Hebat kan?

Pusatkan dirimu pada hal-hal yang bisa Anda lakukan dengan baik dan bermanfaat bagi orang banyak. Itu akan membantu Anda untuk menyadari bahwa ada banyak hal yang bisa Anda lakukan daripada suatu hal yang Anda tidak bisa lakukan!

4.  Terima kekurangan dan kelemahanmu, jangan hanya bangga terhadap prestasi dan keunggulanmu saja.
Banyak orang hanya memamerkan dan puas akan kelebihan mereka dalam segi talenta ataupun sifat mereka, tapi lupa untuk menerima kekurangan atau hal yang bisa membatasi mereka. Memang kita tidak boleh hidup dalam kekurangan yang akan merusak hidup kita. Tapi sobat, ada kekurangan yang mutlak dan terkadang tidak bisa diubah dan adapula yang bisa diperbaruhi. Contoh nyata kekurangan yang bisa diperbaruhi ialah: ketika Anda mengalami obesitas, Anda bisa mengubah pola makan dan melakukan diet sehat. Anda ingin tampil menarik dan itu tindakan yang patut untuk diacungi jempol. Anda mencoba untuk mencintai diri Anda dengan menjaga kesehatan.Tapi ketika Anda memaksakan diri untuk diet ketat, memuntahkan setiap makanan yang Anda makan, Anda meminum obat dan apapun hal yang bisa Anda lakukan untuk mendapatkan tubuh sekurus mungkin, dan ternyata hal itu tidak merubah suatu apapun pada tubuh Anda, lalu Anda marah, jengkel dan membenci diri Anda. 

Nah, itu contoh terhadap apa yang tidak bisa kalian ubah. Anda memang diberi tubuh yang tidak sepenuhnya ideal untuk maksud tertentu. Tuhan menciptakan kita selalu ada alasan tersendiri. Anda tidak bisa menghakimi Tuhan dengan bertanya pertanyaan: “Mengapa harus aku? Mengapa tidak orang lain saja?” Please, saya akan berkata pada Anda bahwa berat badan Anda tidak bisa membuktikan bahwa Anda tidak cukup baik. Anda mempunyai keunikan tersendiri dan Anda harus mencoba menghargai diri Anda sendiri daripada menyia-nyiakan hidup Anda pada usaha mengubah sesuatu yang tidak bisa Anda ubah. Saya tidak bilang jika Anda harus mempertahankan tubuh Anda yang kurang ideal, Anda berhak melakukan rangkaian diet. Tapi yang terpenting semata-mata itu tidak menyakiti dirimu sendiri. Sesuatu yang dipaksakkan tidak pernah berakhir dengan baik. Apalagi melakukan hal-hal yang ekstrem. 

Dan untuk orang-orang yang suka membully, stop it! Anda tidak bisa terlihat baik saat Anda berusaha menjelekkan orang lain. Bukankah itu poin utamanya?

5.    Cintailah dirimu sendiri dan itu yang paling penting.
Mencintai diri sendiri disini bukan berarti kamu mementingkan dirimu sendiri daripada orang lain, bersikap egois ataupun cuek terhadap orang lain dan hanya peduli pada kepentinganmu pribadi. Mencintai diri sendiri yang saya maksud disini adalah mengasihi diri Anda selayaknya Anda pantas mendapatkan bentuk cinta yang nyata. Anda tidak berusaha merusak diri Anda sendiri dengan pergaulan bebas yang menyesatkan, obat-obat terlarang yang membuat Anda berhalusinasi untuk kesenangan sesaat yang mematikan, kecanduan rokok yang membuat Anda hidup dalam keterikatan, dan mencintai seseorang berlebihan yang akhirnya membuat Anda depresi, terombang-ambing dalam keputusasaan untuk mendapatkan pengakuan cinta dari orang yang Anda sangat cintai dan nyatanya mereka sama sekali tidak bisa memahami perasaan Anda. Tapi ada seseorang yang bilang kepada saya: “Cintailah diri Anda sendiri sebelum Anda ingin dicintai oleh orang lain.” Dan saya setuju. Bagaimana Anda bisa meminta seseorang untuk mencintai Anda ketika Anda sendiri saja tidak mencintai diri Anda sendiri?

Menyakiti dan merusak diri Anda sendiri adalah bentuk nyata akan menyia-nyiakan hidup Anda yang berharga. Hal yang bodoh yang dilakukan oleh kebanyakan perempuan ialah menjadi bodoh dihadapan lelaki yang mereka cintai. Begitu pula sebaliknya. Anda pantas mendapatkan cinta dari seseorang yang pantas untuk mendapatkan hatimu. Terlebih lagi Anda harus ingat, Tuhan tidak pernah berhenti mencintaimu dan aku harus mengulangi perkataan ini sekali lagi, kau sangatlah berharga di matanya! Jadi jangan pernah sia-siakan dirimu. Kau tidak pernah menjadi tidak cukup baik. Hal itu hanya ilusi, kau hidup dalam asumsi yang salah!

6.  Anda harus berdamai dengan diri Anda “sekarang” dan jangan pernah bilang“nanti saja”.
Satu hal yang saya pelajari ketika saya melihat artikel atau tulisan di blog remaja perempuan di luar negeri yang membuat saya kagum dan terinspirasi untuk menulis artikel ini ialah: Ia mengatakan bahwa satu hal yang perlu kita pelajari tentang perubahan dan mencapai anak tangga kehidupan selanjutnya adalah bahwa Anda tidak sepenuhnya merasa puas dengan dirimu sampai Anda dapat menerima, mengakui, dan menghargai dimana posisi Anda sekarang.

Berdamai dengan diri Anda sendiri, akan membuat Anda merasa lebih damai, hidup Anda akan lebih bermanfaat, dan lebih menyenangkan. Jangan pernah menunda untuk berdamai dengan diri Anda sendiri. Anda harus mengoreksi kesalahan Anda, yang selalu berpikir akan betapa tidak baiknya Anda dalam segala hal dan sepakat bahwa Anda tidak akan lagi berpikir seperti itu. Perasaan tidak cukup baik untuk segala hal memang terdengar seperti bualan, tapi dampaknya terhadap emosional dan kepribadian Anda sangatlah besar. Jadi saya akan memberi Anda semangat lewat tulisan ini, Anda ciptaan yang baik! Anda berharga! Tuhan selalu merancangkan hal yang baik dan indah untuk Anda.

7.   Fokus pada “kemajuan” daripada “kesempurnaan”.
Salah satu penyebab terbesar dengan membenci diri Anda sendiri ialah faktor terobsesi untuk menjadi sempurna dan sukses, dan ketika Anda tidak bisa melakukannya, Anda merasa diperdaya oleh perasaan tidak cukup baik dan tidak berharga. Apa yang belum kita sadari ialah, bahwa berusaha untuk sukses dan bersedia untuk menempatkan diri di luar sana adalah prestasi dan talenta yang telah diberikan Tuhan untuk kita dan harus senantiasa kita kembangkan. Terlepas dari berapa kali kita gagal. Ada kata bijak yang bilang bahwa: Tujuh kali jatuh, delapan kali bangkit.

Daripada memarahi dan memerangi diri kita sendiri, coba berikan tepukan semangat pada bahu Anda sendiri dan mulai membuat kemajuan. Misalnya mulai berhenti membenci diri Anda, berhenti bersikap uring-uringan, mencoba menjadi pribadi dewasa dan belajar banyak hal yang bisa membantumu di masa depan, terutama bagi para pelajar. Yang penting bukan ketika Anda telah pergi, tapi yang terpenting apa yang Anda lakukan saat masih hidup di dunia ini.

Dan yang terakhir.

8.   Berhenti membenci dirimu sendiri.
Mengingat-ingat tentang kegagalan-kegagalan yang Anda buat semasa hidup setiap waktu tidak akan merubah masa lalumu. Mencaci maki diri Anda yang tidak memiliki bakat dan tidak berguna, juga tidak akan membantumu untuk mencapai sebuah prestasi yang hebat. Menganggap dirimu sendiri kurang berharga dan tidak pernah dicintai tidak akan membuatmu menjadi sosok yang dihargai dan dicintai.

Itu mungkin sangat terdengar sangat sepele, tapi untuk menerima dirimu sendiri dan mencintai dirimu sendiri atas siapa dirimu yang sebenarnya dan dimana kamu berdiri sekarang itulah yang terpenting. Anda adalah Anda. Ketika Anda mencintai diri Anda, semuanya akan tampak lebih mudah. Dan Anda harus mulai melakukan hal itu setiap waktu untuk mengingatkan Anda betapa berharganya Anda.





Terima kasih sudah membaca tulisan saya yang bisa dikatakan sangat panjang. Saya menulis semua ini karena saya juga pernah merasakan hal ini dan saya ingin berbagi dengan Anda bagaimana caranya saya bisa lepas dari sosok diri saya sendiri yang selalu menganggap rendah diri saya sendiri dan yang selalu menuntut diri saya sendiri. Banyak orang selalu merasa tidak cukup baik dan merasa dirinya tidak berharga. Lalu pergi dan berlari pada hal-hal tercela yang membuat hidup mereka tampak sia-sia. Saya berusaha membantu mereka yang berpikir seperti itu dan berusaha menyadarkan mereka akan pemikiran kita yang seringkali salah. Berharap bahwa saya bisa membantu mengubah pola pikir mereka akan hal ini dan saya merasa senang jika mereka bisa terbebas dari perasaan yang selalu mengintimidasi kita ini. Semua kata-kata ini terinspirasi dari artikel-artikel blog yang pernah saya baca. Dan saya terinspirasi dari nilai-nilai Kristiani yang selalu mengajarkan saya untuk melihat ke depan dan berpikir kritis.

Saya harap tulisan ini bisa bermanfaat untuk Anda. 
Selamat bertemu di artikel saya yang berikutnya. 

ALYNE FLO